Pemain Liverpool Ini Harus Mengubur Mimpinya Tampil Di Piala Dunia

Pemain Liverpool Ini Harus Mengubur Mimpinya Tampil Di Piala Dunia

Piala Dunia 2018 sudah didepan mata, segala persiapan tentunya menjadi prioritas dari 32 peserta yang akan berlaga di Rusia bulan Juni mendatang. Namun siapa sangka jika kendala besar datang kepada salah satu peserta dalam persiapan tersebut.

Yang dimaksud disini adalah Timnas Inggris, dimana mereka baru saja mendapat hantaman keras usai gelandang Liverpool, Alex Oxlade-Chamberlain dipastikan tak bisa berlaga di ajang Piala Dunia 2018 akibat menderita cedera ligamen.

Cederanya Oxlade-Chamberlain didapat usai membantu Liverpool dalam ajang leg pertama babak semifinal Liga Champions kontra AS Roma tengah pekan kemarin. Berdasarkan pernyataan laman resmi Liverpool menyatakan bahwa mimpi Oxlade-Chamberlain mengakhiri musim dan untuk bisa berlaga di Rusia nanti harus terkubur dalam-dalam.

Pihak medis liverpool telah melakukan pemeriksaan mendalam, hasilnya Oxlade-Chamberlain menderita cedera legamen yang diharuskan menjalani operasi serius dengan estimasi penyembuhan sampai empat bulan ke depan.

Sejuah ini, Oxlade-Chamberlain tengah menjalani proses penyembuhan sebagai opsi persiapan musim depan. Adapun sosok pemain kelahiran Inggris ini menjadi salah satu pembantu ketajaman lini depan Liverpool yang diisi Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane.

Didatangkan dari Arsenal pada awal musim lalu, kini nama Oxlade-Chamberlain bisa dikatakan sebagai orang kepercayaan baru Jurgen Klopp di tim utama Liverpool.

Kesempurnaan Liverpool Bertahan Sampai Menit ke-80

Kesempurnaan Liverpool Bertahan Sampai Menit ke-80

Jurgen Klopp selaku sosok yang berhasil menciptakan wajah baru dalam permainan Liverpool merasa penampilan anak asuhnya dileg pertama babak semifinal Liga Champions kemarin sudah sangat baik, terlepas dari kebobolan dua gol dipenghujung babak kedua.

Seperti yang sudah diketahui bersama jika Liverpool berhasil unggul lima gol sepanjang menit ke-80, namun siapa sangka jika Roma berhasil menciptakan dua gol disisa 10 menit terakhir. Dengan kata lain, Roma memiliki tabungan dua gol tandang yang bisa saja dimanfaatkan dalam partai leg kedua nanti.

Lantas dua gol inilah yang disesalkan Klopp, berdasarkan data yang ada, pertahanan Liverpool hanya membuat satu kesalahan pada gol pertama Roma melalui Edin Dzeko. Tetapi Klopp tidak terlalu setuju dengan keputusan wasit memberi penalti kepada kubu tim tamu atas handsball pasif James Milner di kotak terlarang.

“Performa sempurna berjalan hingga 80 menit. Kami membuat satu kesalahan bertahan. Penalti itu bukan penalti, tetapi itulah yang terjadi dan sekarang yang terjadi adalah skor 5-2,” cetus Klopp.

Jelang partai tandang ke Olimpico Roma dileg kedua nanti, Klopp meyakinkan jika timnya akan mencoba menampilkan permainan menyerang agar bisa meraih kemenangan. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu pun sangat yakin jika anak asuhnya akan kembali mengalahkan Roma.

“Terang saja kami akan jauh lebih senang dengan skor 5-0 atau 5-1, akan tetapi 5-2 tetaplah hasil yang fantastis. Saya tidak membayangkan ini sebelum pertandingan. Kami akan pergi ke sana (kandang Roma) dan mencoba mengulang hasil itu lagi.” Klopp mengakhiri.

Partai kedua semifinal Liga Champions sendiri baru akan digelar pada hari Kamis, 3 Mei 2018 mendatang. Sebelum itu, Liverpool harus kembali fokus di ajang Premier League Inggris, dimana mereka akan berhadapan dengan Stoke City, dan mencoba meraih kemenangan demi menjaga posisi mereka diperingkat tiga klasemen sementara.

Klopp Akui Liverpool yang Sekarang Mirip MU edisi Ferguson

Klopp Akui Liverpool yang Sekarang Mirip MU edisi Ferguson

Jurgen Klopp tak ragu untuk menyebut jika Liverpool yang sekarang ini mirip dengan tim Manchester United yang dulu diarsiteki oleh Sir Alex Ferguson. Tak ada yang bisa diperdebatkan, dimana Klopp menilai bahwa Liverpool musim ini begitu haus gol.

Terbukti, Liverpool mampu menjebol gawang-gawang lawan dengan sangat mudah. Contohnya adalah di pertandingan melawan Manchester City di babak perempat final Liga Champions. Di leg pertama The Reds menang 3-0 dan di leg kedua mereka menang 2-1.

Kemenangan dibabak perempat final tersebut menjadikan tim asuhan Klopp sebagai tim tersubur di Liga Champions dengan total 33 gol. Hasilnya, Klopp melihat adanya kemiripan dengan cara tim Setan Merah bermain saat masih dilatih oleh Ferguson.

“Apa ada sesuatu hal soal Alex Ferguson, Manchester United? Pada waktu tertentu, mereka selalu mencetak gol dua kali. Cetak gol, cetak gol. Itu adalah kesempatannya. Cetak gol sekali, lakukan lagi. Gunakan momentum dalam permainan. Tentu saja kita membicarakannya, tentu saja kami ingin menggunakannya, tetapi Anda masih harus mencetak gol,” cetus Klopp.

“Tim kami yang sekarang adalah tim yang antusias. Pada momen yang baik, mereka melompat dan itu benar-benar bagus untuk dilihat. Di sisi lain, itulah mengapa dua pertandingan lawan Manchester City benar-benar istimewa. Kami menghadapi situasi yang sangat sulit di dua bagian di sana-sini pada level yang tinggi,”

“Sikap itu memberikan kami hadiah tiket semifinal, bukan berarti kami dapat mencetak satu, dua, tiga gol berturut-turut. Di saat-saat ketika kami tidak menguasai permainan, kami masih dalam permainan, itu adalah hal yang sangat penting dan itu membantu kami secara menyeluruh.” tutup Klopp.

Dipertandingan semi final nanti, Klopp akan kembali bekerja keras demi mempertahankan momentum terbaiknya dengan menjamu dileg pertama kontra AS Roma. Di ajang ini, Liverpool menjadi tim unggulan untuk melaju ke babak final sembari menunggu pertandingan semi final lainnya antara Bayern Munchen Vs Real Madrid.

Musim 2017/18 Belum Berakhir, Liverpool Sudah Rilis Jersey Kandang 2018/19

Musim 2017/18 Belum Berakhir, Liverpool Sudah Rilis Jersey Kandang 2018/19

Musim 2017/18 masih berjalan, namun ada hal yang lebih menarik diluar itu, dimana raksasa Premier League, Liverpool sudah lebih dulu merilis jersey home alias kandang mereka yang terbaru untuk musim 2018/19.

Pihak Liverpool malalui bascampnya memperkenalkan jersey terbaru itu pada hari Kamis, 19 April 2018 waktu siang hari di Inggris. Jersey The Reds kali ini masih disponsori New Balance, perusahaan apparel asal Boston, Amerika Serikat.

Jika dilihat, Jersey terbaru ini tetap mempertahankan gaya retro yang sangat populer dan skema warna dari musim saat ini, dengan warna merah yang kaya dan lebih dalam, serta garis-garis lurus di bagian depan kaos yang terinspirasi oleh arsitektur dari Main Stand Anfield.

Dan tentunya bukan klub terbaik dunia jika tidak memperkenalkan sisi baru Jersey tersebut, dimana model terbaru terlihat pada bagian kerah dan juga dua buah kancing. Besar harapan jersey stylish ini bisa membuat suporter yang memakainya kian nyaman dan bangga.

Jersey Terbaru Liverpool 2018-19

Pada bagian lain, terlihat belakang leher, akan terpampang logo JFT 96, untuk menghormati para suporter The Reds yang meninggal di Hillsborough. Lanjutnya, pihak Liverpool akan mengganti font untuk nama dan nomor punggung pemain.

Perubahan itu, terinsipirasi dari papan atau rambu-rambu penunjuk jalan yang tersebar di penjuru kota Liverpool. Sedangkan untuk jersey kiper, tetap mengandalkan warna terang. Ada penambahan motif hitam di sepanjang lengah yang senada dengan warna logo dan lambang klub di bagian dada.

“Jersey kami yang nanti bukan hanya untuk bermain, akan tetapi, itu adalah bagian dari siapa kami sebagai sebuah tim. Kami merasa sangat bangga ketika mengenakan jersey kandang LFC, itu lebih berarti bagi kami daripada yang bisa Anda bayangkan; lagi pula, Liverpool Football Club tidak seperti yang lain,” pernyataan pihak Liverpool dalam situs resmi.

“Kami jelas tidak ragu bahwa fans kami akan menyukai jersey baru dan akan memakainya dengan bangga ketika mendukung kami pada musim 2018/19.”

Sebagai rencana awal, pihak Liverpool akan resmi memperjual belikan jersey baru itu ke publik mulai hari Jumat, 11 Mei 2018 mendatang. Dengan pencapaian Liverpool musim ini, bisa diprediksi jika euforia fans menyambut musim depan akan semakin tinggi.

4 Pemain Bola Wanita Paling Cantik Bikin Doyan Nonton

Dewasa ini telah dibentuk sebuah organisasi yang menaungi para atlet wanita yang gemar bermain sepak bola. Ya, sepak bola kini bukan olahraga yang hanya diminati oleh kaum lelaki saja. Karena sekarang banyak juga wanita-wanita yang tangkas dalam menggiring bola dan memasukannya ke gawang.

Organisasi tersebut dikenal dengan sebutan Women’s Association Football. Tak sedikit wanita dari berbagai dunia yang mengikuti pertandingan-pertandingan yang diadakan oleh organisasi tersebut. Tentunya selain memiliki bakat sebagai pesepak bola, ada beberapa di antara mereka yang jadi bintang lapangan lantaran memiliki paras yang cantik jelita. Berikut ini ulasan selengkapnya di empat pesepak bola paling cantik di dunia olahraga.
Kaylyn Kyle
Bertubuh indah, wajah cantik, lengkap dengan rambut pirangnya, membuat Kaylyn Kyle menjadi primadona di lapangan hijau. Dia di lapangan bukan untuk menjadi pemandu sorak, melainkan  menjadi pemain sepak bola. Dari sekian banyak olah raga, Kaylyn menjatuhkan pilihannya pada sepak bola. Ia pun mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh sampai akhirnya ia didaulat menjadi tim nasional sepak bola putri Kanada.
Tentu posisi tersebut tidak mudah didapatkan,  karena kemampuan sepak bolanya yang bagus, ia berhak atas posisi tersebut. Kini wanita yang berusia lebih dari 25 tahun tersebut tengah berkarir bersama klub Boston Breakers di Amerika Serika setelah sebelumnya berhasil merebut medali perunggu di Olimpiade.
Lydia Nayeli Rangel
Pemilik nomor punggung 11, Nayeli Rangel adalah pesepak bola yang membela tim sky Blue FC yang berlaga di ajang National

Women’s Soccer League. Liga untuk sepak bola wanita tersebut berbasis di Amerika Serikat dan Nayeli adalah salah satu bintangnya.

Tahun 2011 ia membela Meksiko di ajang Piala Dunia Wanita yang diadakan oleh FIFA. Selain itu ia juga pernah menjadi kapten tim saat digelar piala dunia wanita tahun 2015.
Heather Mitts Feeley
Heather Mitts Feeley termasuk atlet senior dalam dunia sepak bola wanita. Ia dilahirkan tanggal 9 juni 1978. Saat ini lebih dikenal sebagai mantan pesepak bola wanita Amerika Serikat. Ia mulai berkecimpung di sepak bola sejak ia ikut bergabung di tim sepak bola di perguruan tinggi tempatnya belajar yaitu Universitas Florida.
Baru setelah itu ia bergabung di Liga Sepak Bola Wanita dan membela beberapa klup seperti Philadelphia Independence FC, Boston Breakers, dan Atlanta Beat. Ia juga pernah meraih medali emas sebanyak tiga kali di ajang Olimpiade. Tak heran jika Akhirnya Amerika Serikat memasukan namanya dalam daftar Tim Nasional. Saat ini Mitss telah memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pesepak bola. ia mengumumkan keputusannya tersebut melalui akun twitternya pada 13 Maret 2013 silam.
Alex Morgan
Jika berbicara tentang pesepak bola wanita rasanya tak lengkap jika tidak membahas tentang Alex Morgan. Ia memiliki deretan prestasi di samping wajah cantiknya yang selalu jadi idola. Wanita yang bernama lengkap Alexandra “Alex” Morgan Carrasco itu dilahirkan pada tanggal 2 juli 1989. Saat ini ia dikontrak untuk membela tim Portland Thorns FC.
Sebelumnya Alex telah beberapa kali membela klup yang berbeda mulai dari West Coast FC, California Storm, bahkan hingga Seattle Sounders Women. Selain itu ia juga pernah menjadi anggota Tim Nasional Amerika Serikat pada tahun 2008 dan 2010.
Itulah beberapa pesepak bola wanita yang memiliki wajah cantik. bakat mereka di lapangan hijau juga patut diacungi jempol. Lalu bagaimana menurut Anda? Siapakah yang paling cantik? Silahkan tuliskan komentar Anda di bawah ini. Lihat juga http://www.soccermanager2015.com/ untuk membaca berita bola lainnya.