Langkah Tak Terkalahkan Liverpool

Langkah Tak Terkalahkan Liverpool

Langkah Tak Terkalahkan Liverpool

Liga Inggris – Di ajang Liga Inggris, Liverpool berhasil meneruskan langkahnya tanpa terkalahkan usai berhasil memenangkan laga dengan skor 2 – 1 melawan Wolverhampton. Catatan tersebut berhasil samai rekor tak terkalahkan Chelsea.

Lewat laga yang berlangsung pada hari Jumat, 24 Januari 2020 dini hari WIB di Molineux, Liverpool berhasil memenangkan laga atas Wolves. Gol cepat di menit ke delapan yang diciptakan oleh Jordan Henderson membuat keunggulan awal bagi Liverpool.

Di awal paru kedua laga, Wolves memberi respon dengan menyamakan kedudukan lewat Paul Jimenez. Kemudian Liverpool mengembalikan keunggulan mereka lewat Roberto Firmino di menit tujuh terakhir laga serta membawa kemenangan untuk Liverpool.

Liverpool sekarang ini menempati posisi teratas klasemen Liga Inggris, dengan total 23 laga mereka mengumpulkan 67 poin. Di posisi kedua ada Manchester City yang sudah memainkan 24 laga dan berjarak 14 poin dengan Liverpool.

Baca Juga : Berita Bola Liga Inggris

Ini menjadi rekor 40 laga tak pernah kalah Liverpool di liga. Rekor ini menyamakan rekor sebelumnya yang dicatatkan oleh Chelsea di musim 2004/2005.

Sekarang ini Liverpool masih menjalani laga tak terkalahkannya untuk menyamai rekor terbaik yang dipegang Arsenal yang tak pernah kalah di 49 laganya di ajang Liga Inggris musim 2003/2004. Dan sampai sekarang ini belum ada satu tim pun yang bisa menyamai rekor tersebut.

Alisson Menangkan Yachine Trophy

Alisson Menangkan Yachine Trophy

Alisson Menangkan Yachine Trophy

Paris – Performa luar biasa yang ditunjukkan Alisson Becker selama tahun 2019 ini akhirnya membawakan hasil. Yachine Trophy berhasil diraih olehnya sebagai bentuk kerja kerasnya selama ini.

Untuk pertama kalinya di tahun 2019 ini Yachine Trophy diberikan. Titel tersebut merupakan nama dari penjaga gawang satu-satunya yang berhasil memenangkan Ballon d’Or sepanjang sejarah yaitu Lev Yashin.

Tidak hanya Alisson yang masuk nominasi, tapi ada beberapa nama penjaga gawang lainnya yaitu Ederson (Manchester City), Hugo Lloris (Tottenham Hotspur), Kepa Arrizabalaga (Chelsea), Jan Oblak (Atletico Madrid), Marc-Andre ter Stegen (Barcelona), Wojciech Szczesny (Juventus), Samir Handanovic (Inter Milan), Manuel Neuer (Bayern Munich), dan Andre Onana (Ajax Amsterdam).

Penghargaan tersebut dilangsungkan pada hari Selasa, 3 Desember 2019 dini hari di Paris, bersamaan dengan Ballon d’Or Award di Grand Galais.

Baca Juga : Jadwal Liga Spanyol

Semua usaha yang ia lakukan selama tahun 2018/2019 ini membuat dirinya menjadi pemenang penghargaan tersebut. Penjaga gawang Liverpool ini baru kebobolan 22 kali serta mengantarkan timnya menjadi runner up di Premier League dan memenangkan ajang Liga Champions.

Di ajang Copa Amarica 2019 ia berhasil meraih kemenangan bersama timnas Brasil dan yang luar biasa adalah di ajang tersebut dia hanya kebobolan satu kali.

Klopp Akui Liverpool yang Sekarang Mirip MU edisi Ferguson

Klopp Akui Liverpool yang Sekarang Mirip MU edisi Ferguson

Jurgen Klopp tak ragu untuk menyebut jika Liverpool yang sekarang ini mirip dengan tim Manchester United yang dulu diarsiteki oleh Sir Alex Ferguson. Tak ada yang bisa diperdebatkan, dimana Klopp menilai bahwa Liverpool musim ini begitu haus gol.

Terbukti, Liverpool mampu menjebol gawang-gawang lawan dengan sangat mudah. Contohnya adalah di pertandingan melawan Manchester City di babak perempat final Liga Champions. Di leg pertama The Reds menang 3-0 dan di leg kedua mereka menang 2-1.

Kemenangan dibabak perempat final tersebut menjadikan tim asuhan Klopp sebagai tim tersubur di Liga Champions dengan total 33 gol. Hasilnya, Klopp melihat adanya kemiripan dengan cara tim Setan Merah bermain saat masih dilatih oleh Ferguson.

“Apa ada sesuatu hal soal Alex Ferguson, Manchester United? Pada waktu tertentu, mereka selalu mencetak gol dua kali. Cetak gol, cetak gol. Itu adalah kesempatannya. Cetak gol sekali, lakukan lagi. Gunakan momentum dalam permainan. Tentu saja kita membicarakannya, tentu saja kami ingin menggunakannya, tetapi Anda masih harus mencetak gol,” cetus Klopp.

“Tim kami yang sekarang adalah tim yang antusias. Pada momen yang baik, mereka melompat dan itu benar-benar bagus untuk dilihat. Di sisi lain, itulah mengapa dua pertandingan lawan Manchester City benar-benar istimewa. Kami menghadapi situasi yang sangat sulit di dua bagian di sana-sini pada level yang tinggi,”

“Sikap itu memberikan kami hadiah tiket semifinal, bukan berarti kami dapat mencetak satu, dua, tiga gol berturut-turut. Di saat-saat ketika kami tidak menguasai permainan, kami masih dalam permainan, itu adalah hal yang sangat penting dan itu membantu kami secara menyeluruh.” tutup Klopp.

Dipertandingan semi final nanti, Klopp akan kembali bekerja keras demi mempertahankan momentum terbaiknya dengan menjamu dileg pertama kontra AS Roma. Di ajang ini, Liverpool menjadi tim unggulan untuk melaju ke babak final sembari menunggu pertandingan semi final lainnya antara Bayern Munchen Vs Real Madrid.